Berbeda dengan game pertama yang lebih fokus pada third-person shooting, Control Resonant adalah full action RPG dengan penekanan lebih besar pada melee combat. Pemain akan menjelajahi Manhattan yang mengalami distorsi realitas, menggunakan senjata utama bernama Aberrant yang dapat berubah bentuk dan memanfaatkan kekuatan elemental. Remedy juga mengonfirmasi bahwa pemain tidak perlu memainkan game pertama untuk memahami cerita sekuel ini, menjadikannya titik masuk yang solid bagi pemain baru.
Control Resonant – Sekuel Action RPG dari Remedy Entertainment
Remedy Entertainment akhirnya mengungkap sekuel dari game Control yang sangat dinantikan, Control Resonant, yang dijadwalkan rilis pada 24 September 2026 untuk PC. Game ini akan menggeser latar aksi dari The Oldest House ke Manhattan, dengan pemain kini mengendalikan Dylan Faden, saudara dari Jesse, dalam petualangan yang lebih personal dan emosional. Untuk menemukan informasi lebih lanjut tentang game-game action RPG dengan cerita mendalam, kunjungi musang86 yang selalu menyajikan berita gaming terupdate.
Yang bikin Control Resonant menarik adalah pergeseran fokus ke Dylan Faden dan eksplorasi hubungannya dengan Jesse, yang juga muncul dalam trailer. Gameplay melee combat yang lebih brutal dan dinamis menjadi evolusi signifikan dari pendahulunya, sementara narasi yang ambisius dan liar tetap menjadi ciri khas Remedy. Dengan atmosfer dunia yang terus berubah dan misteri yang mendalam, Control Resonant menjadi salah satu game RPG yang paling dinantikan di tahun 2026.
Yang bikin Control Resonant makin seru adalah sistem “Melee Combat” yang lebih brutal dan dinamis. Senjata Aberrant yang bisa berubah bentuk bikin lo bisa bertarung dengan gaya yang berbeda-beda—kadang kayak pedang, kadang kayak palu, atau bahkan kayak cambuk elemental. Ini bikin setiap pertempuran terasa fresh dan bikin lo bisa bereksperimen dengan berbagai gaya bertarung.
Game ini juga punya setting Manhattan yang terdistorsi realitas, bikin lingkungan terasa surreal dan unpredictable. Gedung-gedung yang melayang, ruang yang berubah-ubah, dan anomali-anomali aneh bikin eksplorasi terasa kayak lagi main di dunia mimpi yang kacau. Ini adalah setting yang sempurna buat cerita Remedy yang penuh misteri.